BPJS Kesehatan Perusahaan

Total biaya yang di bayarkan BPJS Kesehatan Perusahaan adalah 5% yang di bagi menjadi 2 component yaitu BPJS Kesehatan yang di bayarkan Company sebesar 4% dari basic salary (gaji pokok) dan BPJS kesehatan yang di bayarkan oleh Employee sebesar 1% basic salary (gaji pokok) dan batas minimal pengalinya adalah UMR tiap masing-masing daerah.

Per bulan April batas maksimal pengali gaji untuk BPJS Kesehatan sebesar Rp. 8.000.000 dari yang sebelumnya Rp. 4.725.000

Contoh 1 : Karyawan A bekerja di Jakarta memiliki gaji Rp. 5.000.000

BPJS Kesehatan Company :

Rp. 5.000.000 x 4% : Rp. 200.000

BPJS Kesehatan Employee :

Rp. 5.000.000 x 1% : Rp. 50.000

Contoh 2 : Karyawan B bekerja di Jakarta memiliki gaji Rp. 2.900.000

BPJS Kesehatan Company :

Rp. 3.100.000 x 4% : Rp. 124.000

BPJS Kesehatan Employee :

Rp. 3.100.000 x 1% : Rp. 31.000

Note : karena gaji karyawan tersebut di bawah UMR, maka pengali dengan persentasenya menggunakan batas minimal UMR di Jakarta

Contoh 3 : Karyawan C bekerja di Jakarta memiliki gaji Rp. 10.000.000

BPJS Kesehatan Company :

Rp. 8.000.000 x 4% : Rp. 320.000

BPJS Kesehatan Employee :

Rp. 8.000.000 x 1% : Rp. 80.000

Note : karena gaji karyawan tersebut melewati batas maksimal BPJS Kesehatan sebesar Rp. 8.000.000 maka pengali persentasenya menggunakan batas maksimal Rp. 8.000.000.

Berikut lampiran resmi dari website BPJS Kesehatan

http://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/13

Did this answer your question?